Showing posts with label Info. Show all posts
Showing posts with label Info. Show all posts

Sunday, December 9, 2012

INDONESIA (LAGI) #ATOL

Tak bosan-bosannya kalo nge-Explore kekayaan alam yang dimiliki Indonesia..Baik kekayaan yang ada di diatas tanah, dibawah tanah maupun kekayaan yang ada di bawah laut. Tak heran juga kalo banyak yang mendengar Indonesia merupakan negara dengan urutan pertama, kedua, maupun ketiga dengan berbagai kekayaan alamnya. Kali ini ane pengen mencoba mengungkap salah satu kekayaan alam bawah lautnya, yakni berupa ATOL..
Banyak (mungkin) diantara kita yang belum tau apa itu “Atol”. Jujur ane juga baru tau pengertian Atol itu setelah ane ngobrol sama teman ane yang ngelakuin KKN di salah satu pulau di Nusa Tenggara.
Awal pembicaraan dimulai ketika si kawan menanyakan, “Tum tau gak Taman Nasional Takabone  (tepatnya Takabonerate)” dengan sikap santai ane jawab aja “Tau bro, di Sulawesi kan” dengan pede ane menjawab..Tapi kalo di Tanya lagi persisinya dimana saat itu ane belom tau =))
Lanjut lagi nih si kawan nanya, “brarti tau donk kelebihan TN Takabone itu tum..?”  Jawab ane, “Yang ane tau klo TN Takabone itu salah satu TN(L) atau Taman Nasional Laut yang indah bro dibanding TN Bunaken, yang notabene sama” TN(L) ..jelaslah, laut timur di Indonesia tidak diragukan keindahan lautnya. ..

Saturday, December 8, 2012

Semarang

Kawasan kota tua





Tugu Muda

Sam Poo Kong

Lawang Sewu 

Kawasan Pecinan

Angkringan Pak Gik 

harga angkringan normal seperti di Jogja

Kawasan kota tua

parkir                      2000

Tugu Muda

parkir                       2000

Sam Poo Kong 

parkir                      2000
Tiket masuk             3000

Lawang Sewu 

parkir                        2000
masuk (kaw.atas)       10000
+pemandu bayar        20000
mau ke bawah bayar   10000
plus pemandu             20000 (dsini wajib pakai pemandu)




Next trip kmana kita kmana.....:)

Saturday, November 10, 2012

Cokro-Klaten (Jawa Tengah)


Yah booobb…ketemu lagi dengan ane di zona tua, biar tua tapi tetap semangaddd..aahhaa…^-^
Bob, Kali ini ane mau cerita pengalaman jalan-jalan murah, kenapa murah? Yah karena trip kali ini bermodalkan teman-teman ane yang tersebar di hampir dimana-mana  #songgong dikit bolehlah..hehee
Dengan kata lain ane trip dengan teman ane putra asli dan murni berdarah jawa Klaten…
Yah sebelumnya sedikit crita nih bob, Oktober-November,ber ini gak tau knapa ane malah sering ngetrip (baca: jalan murah) setelah sebelumnya coba ngetrip danbermain air di sungai Elo trus weekend ini melancong ke Klaten..apa karena sedang buntu karena tugas akhir (bahasa gaolnye “skripshit”) apa emang karena alibi ane aja yang mau numpang trip murah dengan teman ane…aahhaa apapun itu dan bagaimanapun caranya yang penting halal dan “:sedikit” nyusahin teman skali-skali-kan gpp yah, berhubung juga ane sering direpotin teman-teman ane yang lain…-____-
yuhuuu 100 meter lagi

Trip kali ini sesuai dengan judul postingan ane,Trip ke Pemandian Mata Air Cokro…..!!!!
Sedikit gambaran  dulu nih bob, sebelum kita masuk ke intinya kalo kota Klaten itu terkenal dengan sumber mata air alaminya….Tentunya kalian semua pernah dengar merek Aquayah kan..? Nah salah satu sumber mata air yang digunakan itu berasal dari Klaten, dimana tepatnya ane juga kurang tau, yang pasti ada di Klaten Bob..:) Jadi singkatnya kita mandi dengan air mineral bob..!! kaya deh..*) 

Perjalanan Jogja-Klaten kami tempuh dengan waktu 45 menit bob…Dari Jogja kami brangkat sekitar pukul 12an gtu. Sampe di rumah Pe-em kami disuguhkan makan siang dulu, ikan Nila asli dari Klaten..ahha kondisi perut yang lapar buat (dari pegi belum makan) buat porsi makan kami menggunung (baca:tumpukan nasi kayak di restoran padang)….

Menurut info dari narasumber ane nih (pe-em *PM) kalo di Klaten tuh terkenal dengan 3 pemandian mata airnya salah satunya yah Cokro ini…  
Oh ya sebelumnya trip kali ini ane membawa 3 orang teman ane lainnya. Ada Brian (BR), Fajar, dan tourguide kami Bayu (pe-em) yang asli Klaten…
Di Pemandian Cokro sendiri bisas dikatakan berbeda dengan pemandian lain yang ada di Klaten ini, salah satunya terdapat wahana bermainnya seperti ini : 
Salah satu wahana "prosotan"


Saturday, October 6, 2012

Tak semuanya (ular) berbisa ..!


Tak semuanya (ular) berbisa ..!
Kata itulah yang pertama kali aku ucapkan didepan para peserta Workshop "Pengenalan Jenis dan Penaganan Pada Gigitan Ular" yang diselenggarakan oleh KP3 (Kelompok Pengamat Peneliti dan Pemerhati) Herpetofauana (KP3H) Fakultas Kehutanan UGM
Acara ini merupakan workshop kali kedua yang dilaksanakan oleh KP3H.
Acara serupa pernah dilakukan pada tahun 2009 silam. Tahun 2009 kemarin,  saya diberi mandat untuk memberikan materi mengenai penanganan pertama pada gigitan ular. Acara workshop kali ini (2012) tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Kembali saya mendapat amanah untuk sedikit memberikan materi mengenai Pengenalan jenis Ular kepada para peserta workshop.
Workshop "Pengenalan Jenis dan Penaganan Pada Gigitan Ular" ini diselenggarakan pada tanggal 29 September 2012 dan bertempat di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM. KP3 itu sendiri merupakan sebuah kelompok studi yang bernaung di bawah pengawasan HMM (Himpunan Mahasiswa Minat) FORESTATION (Family Of Forest Resource Conservation) atau biasa di kenal dengan nama Minat Konservasi Sumberdaya Hutan. Acara ini dapat terlaksana dengan baik berkat adanya kerjasama antara Eiger Adventure, Kebun Binatang Gembira Loka Yogyakarta serta OMG sebagai media sponsored.
Acara workshop ini sebagian besar dihadiri dari masyarakat sekitar, yakni para rimbawan bulaksumur (sebutan mahasiswa/i kehutanan UGM). Akan tetapi juga ada beberapa tamu undangan dari fakultas lain yang hadir dalam acara ini.
Menurut kami, acara pengenalan seperti ini sangatlah penting untuk dilakukan secara periodik, mengingat fungsi dan kerja kami yang selalu dan senantiasa bersinggungan secara langsung dengan habitat dari ular itu sendiri. Karena paradigma di masyarakat yang sudah terbentuk bahwa secara umum menjudge bahwa semua ular itu berbisa dan berbahaya. Paradigma seperti ini harus segera diklarifikasi, mengingat tidak semua ular itu berbisa. Untuk itulah kita perlu mengenal dan membedakan ciri-ciri ular yang berbisa dan yang tidak berbisa.
Pentingnya mengenal dan membedakan ular ini adalah agar kita dapat menerapkan langkah-langkah yang tepat jikalau sewaktu-sewaktu kita dihadapkan secara langsung dengan ular-ular yang ada di alam. Alasan lain yang menjadikan pentingnyan pengenalan jenis ini adalah manfaat dari ular itu sendiri, salah satunya yaitu bermanfaat sebagai salah satu pendukung suatu ekosistem di alam. Selain itu semakin berkurangnya populasi beberapa jenis ular mengakibatkan beberapa jenis ini masuk dalam kategori yang dilindungi menurut undang-undang dan peraturan pemertintah yang berlaku di Indonesia.
Maka dari itu peribahasa yang berbunyi "tak kenal maka tak sayang" sangatlah tepat..! karena tanpa kita mengenal secara baik, tentu kita tidak akan dapat memberikan tindakan yang paling tepat. ......
Semoga kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus terlaksana...
72m
eiger the real adventure
doorprize : daypack dan tas pinggang

Terimakasih Jogja.....72m...